Sahih al-Bukhari
Sahih al-Bukhari 5771
وَعَنْ أَبِي سَلَمَةَ، سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ، بَعْدُ يَقُولُ قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم " لاَ يُورِدَنَّ مُمْرِضٌ عَلَى مُصِحٍّ ". وَأَنْكَرَ أَبُو هُرَيْرَةَ حَدِيثَ الأَوَّلِ قُلْنَا أَلَمْ تُحَدِّثْ أَنَّهُ لاَ عَدْوَى فَرَطَنَ بِالْحَبَشِيَّةِ. قَالَ أَبُو سَلَمَةَ فَمَا رَأَيْتُهُ نَسِيَ حَدِيثًا غَيْرَهُ.
Abū Salamah meriwayatkan bahwa kemudian ia mendengar Abū Hurairah berkata bahwa Nabi bersabda, “Janganlah pemilik hewan yang sakit membawanya ke dekat hewan yang sehat.” Abū Hurairah mengingkari riwayat yang pertama. Kami berkata, “Bukankah engkau meriwayatkan bahwa tidak ada penularan?” Ia lalu berbicara dalam bahasa Habasyah. Abū Salamah berkata, “Aku tidak pernah melihatnya lupa terhadap suatu hadis selain hadis itu.”