حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ، أَخْبَرَنَا اللَّيْثُ، عَنْ عُقَيْلٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ سَالِمٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ ـ رضى الله عنهما أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلمكَانَ يُنَفِّلُ بَعْضَ مَنْ يَبْعَثُ مِنَ السَّرَايَا لأَنْفُسِهِمْ خَاصَّةً سِوَى قِسْمِ عَامَّةِ الْجَيْشِ‏.‏
Terjemahan
Diriwayatkan oleh Ibnu `Umar

Sa'id bin 'Ufair menceritakan kepada kami, dia berkata: Al-Laits menceritakan kepadaku, dia berkata: 'Uqail menceritakan kepadaku, dari Ibnu Syihab, dia berkata: 'Urwah mengaku bahwa Marwan bin Al-Hakam dan Miswar bin Makhramah mengabarkan kepadanya bahwa Rasulullah ﷺ bersabda ketika utusan Hawazin datang kepadanya dalam keadaan muslim, lalu mereka meminta agar beliau mengembalikan harta dan tawanan mereka. Maka Rasulullah ﷺ bersabda kepada mereka: “Perkataan yang paling aku cintai adalah yang paling jujur. Maka pilihlah salah satu dari dua golongan: baik tawanan maupun harta. Sesungguhnya aku telah menangguhkan mereka.” Dan Rasulullah ﷺ telah menunggu orang-orang terakhir mereka selama sekitar sepuluh malam ketika beliau kembali dari Tha'if. Ketika jelas bagi mereka bahwa Rasulullah ﷺ tidak akan mengembalikan kepada mereka kecuali salah satu dari dua golongan itu, mereka berkata: “Kami memilih tawanan kami.” Maka Rasulullah ﷺ berdiri di hadapan kaum muslimin, memuji Allah sebagaimana layaknya, kemudian bersabda: “Amma ba'du: Sesungguhnya saudara-saudara kalian ini datang kepada kita dalam keadaan taubat, dan aku berpendapat untuk mengembalikan tawanan mereka. Barangsiapa ingin berbuat baik, hendaklah ia melakukannya. Dan barangsiapa di antara kalian ingin tetap pada bagiannya hingga kami memberikannya kepadanya dari harta rampasan pertama yang Allah anugerahkan kepada kami, hendaklah ia melakukannya.” Orang-orang berkata: “Kami telah mengikhlaskan itu untuk mereka, wahai Rasulullah.” Rasulullah ﷺ bersabda kepada mereka: “Sesungguhnya kami tidak tahu siapa di antara kalian yang mengizinkan hal itu dan siapa yang tidak. Maka kembalilah sampai para pemimpin kalian mengangkat urusan kalian kepada kami.” Maka orang-orang kembali, lalu para pemimpin mereka berbicara kepada mereka, kemudian mereka kembali kepada Rasulullah ﷺ dan mengabarkan bahwa mereka telah mengikhlaskan dan mengizinkan. Inilah yang sampai kepada kami tentang tawanan Hawazin.