Sahih al-Bukhari
Sahih al-Bukhari 802
Berdiri tegak dengan tenang saat mengangkat kepala dari membungkuk
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ، قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، عَنْ أَيُّوبَ، عَنْ أَبِي قِلاَبَةَ، قَالَ كَانَ مَالِكُ بْنُ الْحُوَيْرِثِيُرِينَا كَيْفَ كَانَ صَلاَةُ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَذَاكَ فِي غَيْرِ وَقْتِ صَلاَةٍ، فَقَامَ فَأَمْكَنَ الْقِيَامَ، ثُمَّ رَكَعَ فَأَمْكَنَ الرُّكُوعَ، ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ فَأَنْصَتَ هُنَيَّةً، قَالَ فَصَلَّى بِنَا صَلاَةَ شَيْخِنَا هَذَا أَبِي بُرَيْدٍ. وَكَانَ أَبُو بُرَيْدٍ إِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ السَّجْدَةِ الآخِرَةِ اسْتَوَى قَاعِدًا ثُمَّ نَهَضَ.
Terjemahan
Diriwayatkan Aiyub
Abu Qilabah berkata: Malik bin Huwairits biasa memperlihatkan kepada kami cara shalat Nabi (shallallahu 'alaihi wa sallam) di luar waktu shalat wajib. Maka ia berdiri dan menyempurnakan berdiri, lalu rukuk dan menyempurnakan rukuk, kemudian mengangkat kepalanya dan berdiri tegak sejenak. Ia berkata: Ia shalat bersama kami seperti shalat syekh kami ini, Abu Burayd. Dan Abu Burayd apabila mengangkat kepalanya dari sujud terakhir, ia duduk tegak kemudian berdiri.