Sahih al-Bukhari
Sahih al-Bukhari 673
حَدَّثَنَا عُبَيْدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ، عَنْ أَبِي أُسَامَةَ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " إِذَا وُضِعَ عَشَاءُ أَحَدِكُمْ وَأُقِيمَتِ الصَّلاَةُ فَابْدَءُوا بِالْعَشَاءِ، وَلاَ يَعْجَلْ حَتَّى يَفْرُغَ مِنْهُ ". وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يُوضَعُ لَهُ الطَّعَامُ وَتُقَامُ الصَّلاَةُ فَلاَ يَأْتِيهَا حَتَّى يَفْرُغَ، وَإِنَّهُ لَيَسْمَعُ قِرَاءَةَ الإِمَامِ.
Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.
Nafi‘ meriwayatkan bahwa Ibnu Umar berkata, Rasulullah bersabda, “Jika makan malam telah disajikan untuk salah seorang dari kalian dan ikamah dikumandangkan, mulailah dengan makan dan jangan terburu-buru sampai selesai.” Jika makanan disajikan untuk Ibnu Umar sementara ikamah dikumandangkan, ia tidak datang ke salat sebelum selesai makan, meskipun ia mendengar bacaan imam.