Sahih al-Bukhari
Sahih al-Bukhari 720, 721
حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ سُمَىٍّ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم " الشُّهَدَاءُ الْغَرِقُ وَالْمَطْعُونُ وَالْمَبْطُونُ وَالْهَدْمُ ". وَقَالَ " وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِي التَّهْجِيرِ لاَسْتَبَقُوا {إِلَيْهِ} وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِي الْعَتَمَةِ وَالصُّبْحِ لأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا، وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِي الصَّفِّ الْمُقَدَّمِ لاَسْتَهَمُوا ".
Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Nabi bersabda, “Orang yang tenggelam, meninggal karena wabah, meninggal karena penyakit perut, dan tertimpa reruntuhan termasuk syahid.” Beliau juga bersabda, “Seandainya mereka mengetahui pahala datang lebih awal, niscaya mereka berlomba untuk itu. Seandainya mereka mengetahui pahala salat malam dan Subuh, niscaya mereka mendatanginya meskipun harus merangkak. Dan seandainya mereka mengetahui pahala saf pertama, niscaya mereka akan mengundi untuk mendapatkannya.”