Sahih al-Bukhari
Sahih al-Bukhari 7158
Bisakah seorang hakim memberikan penilaian dalam suasana hati yang marah?
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا آدَمُ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عُمَيْرٍ، سَمِعْتُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ أَبِي بَكْرَةَ، قَالَ كَتَبَ أَبُو بَكْرَةَ إِلَى ابْنِهِ وَكَانَ بِسِجِسْتَانَ بِأَنْ لاَ تَقْضِيَ بَيْنَ اثْنَيْنِ وَأَنْتَ غَضْبَانُ، فَإِنِّي سَمِعْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ "لاَ يَقْضِيَنَّ حَكَمٌ بَيْنَ اثْنَيْنِ وَهْوَ غَضْبَانُ "
Terjemahan
Diriwayatkan 'Abdur Rahman bin Abi Bakra
Abu Bakra menulis kepada putranya yang berada di Sijistan: 'Jangan menghakimi antara dua orang ketika kamu marah, karena aku mendengar Nabi (ﷺ) bersabda, "Seorang hakim tidak boleh menghakimi antara dua orang saat dia sedang marah."