Sahih al-Bukhari

Sahih al-Bukhari 5232

Seorang pria seharusnya tidak tinggal dengan seorang wanita dalam pengasingan
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنَا لَيْثٌ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ، عَنْ أَبِي الْخَيْرِ، عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏"‏إِيَّاكُمْ وَالدُّخُولَ عَلَى النِّسَاءِ ‏"‏‏.‏ فَقَالَ رَجُلٌ مِنَ الأَنْصَارِ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَرَأَيْتَ الْحَمْوَ‏.‏ قَالَ ‏"‏ الْحَمْوُ الْمَوْتُ ‏"
Terjemahan
Diriwayatkan `Uqba bin 'Amir

Rasulullah SAW (ﷺ) berkata, “Waspadalah jangan masuk ke wanita itu.” Seorang pria dari Ansar berkata, “Rasulullah! Bagaimana dengan Al-Hamu mertua istri (saudara laki-laki dari suaminya atau keponakannya dll.)?” Rasulullah SAW (ﷺ) menjawab: Mertua istri adalah kematian itu sendiri.