Sahih al-Bukhari

Sahih al-Bukhari 6621

“Allah tidak akan menghukum kamu karena sumpahmu yang tidak disengaja, tetapi Dia akan menghukum kamu karena sumpahmu yang disengaja.”
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُقَاتِلٍ أَبُو الْحَسَنِ، أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ، أَخْبَرَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، أَنَّ أَبَا بَكْرٍ ـ رضى الله عنه ـ لَمْ يَكُنْ يَحْنَثُ فِي يَمِينٍ قَطُّ، حَتَّى أَنْزَلَ اللَّهُ كَفَّارَةَ الْيَمِينِ وَقَالَلاَ أَحْلِفُ عَلَى يَمِينٍ فَرَأَيْتُ غَيْرَهَا خَيْرًا مِنْهَا، إِلاَّ أَتَيْتُ الَّذِي هُوَ خَيْرٌ، وَكَفَّرْتُ عَنْ يَمِينِي‏.‏
Terjemahan
Narasi `Aisha

Abu Bakr As-Siddiq tidak pernah melanggar sumpahnya sampai Allah menurunkan ampunan sumpahnya. Kemudian dia berkata, “Jika aku bersumpah untuk melakukan sesuatu dan kemudian aku menemukan sesuatu yang lebih baik dari yang pertama, maka aku melakukan apa yang lebih baik dan menebus sumpahku.”