حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ طَلْحَةَ بْنِ عَبْدِ الْمَلِكِ، عَنِ الْقَاسِمِ، عَنْ عَائِشَةَ ـ رضى الله عنها ـ قَالَتْ قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ مَنْ نَذَرَ أَنْ يُطِيعَ اللَّهَ فَلْيُطِعْهُ، وَمَنْ نَذَرَ أَنْ يَعْصِيَهُ فَلاَ يَعْصِهِ ‏"‏‏.‏
Terjemahan
Diriwayatkan Ibnu 'Abbas

Ketika Nabi (ﷺ) sedang menyampaikan khotbah, dia melihat seorang pria berdiri, jadi dia bertanya tentang pria itu. Mereka (orang-orang) berkata, "Abu Israil-lah yang telah bersumpah bahwa dia akan berdiri dan tidak pernah duduk, dan dia tidak akan pernah datang di bawah naungan, atau berbicara kepada siapapun, dan akan berpuasa." Nabi (ﷺ) bersabda, "Perintahkan dia untuk berbicara dan biarkan dia datang di tempat teduh, dan buatlah dia duduk, tetapi biarlah dia menyelesaikan puasanya."