وَزَادَ ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ شُعْبَةَ، عَنْ مَعْبَدِ بْنِ خَالِدٍ، عَنْ حَارِثَةَ، سَمِعَ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَوْلَهُ حَوْضُهُ مَا بَيْنَ صَنْعَاءَ وَالْمَدِينَةِ‏.‏ فَقَالَ لَهُ الْمُسْتَوْرِدُ أَلَمْ تَسْمَعْهُ قَالَ الأَوَانِي‏.‏ قَالَ لاَ‏.‏ قَالَ الْمُسْتَوْرِدُ تُرَى فِيهِ الآنِيَةُ مِثْلَ الْكَوَاكِبِ
Terjemahan

Haritha mengatakan bahwa dia mendengar Nabi berkata bahwa Danau-Sumbernya akan sebesar jarak antara Sana' dan Madinah. Al-Mustaurid berkata kepada Haritha, “Tidakkah kamu mendengarnya berbicara tentang kapal-kapal itu?” Dia berkata, “Tidak.” Al-Mustaurid berkata, “Kapal-kapal itu terlihat di dalamnya (tidak terhitung jumlahnya) seperti bintang-bintang.”