Dalam cuaca panas yang parah, panjatkan shalat Zuhr ketika cuaca menjadi (sedikit) lebih dingin Sahih al-Bukhari 538

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصٍ، قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي قَالَ، حَدَّثَنَا الأَعْمَشُ، حَدَّثَنَا أَبُو صَالِحٍ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏"‏أَبْرِدُوا بِالظُّهْرِ، فَإِنَّ شِدَّةَ الْحَرِّ مِنْ فَيْحِ جَهَنَّمَ ‏"‏‏.‏ تَابَعَهُ سُفْيَانُ وَيَحْيَى وَأَبُو عَوَانَةَ عَنِ الأَعْمَشِ
Terjemahan
Diriwayatkan Abu Sa'id

bahwa Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda, "Sholatlah Zuhur ketika menjadi (sedikit) dingin karena keparahan panas berasal dari mengamuknya api neraka."