Bulugh al-Maram
Bulugh al-Maram 731
Label Ihram
Teks hadis bahasa Arab
وَعَنْ اِبْنِ عُمَرَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا: { أَنَّ رَسُولَ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -سُئِلَ: مَا يَلْبَسُ اَلْمُحْرِمُ مِنْ اَلثِّيَابِ? فَقَالَ:" لَا تَلْبَسُوا الْقُمُصَ, وَلَا اَلْعَمَائِمَ, وَلَا السَّرَاوِيلَاتِ, وَلَا اَلْبَرَانِسَ, وَلَا اَلْخِفَافَ, إِلَّا أَحَدٌ لَا يَجِدُ اَلنَّعْلَيْنِ فَلْيَلْبَسْ اَلْخُفَّيْنِ وَلْيَقْطَعْهُمَا أَسْفَلَ مِنَ اَلْكَعْبَيْنِ, وَلَا تَلْبَسُوا شَيْئًا مِنْ اَلثِّيَابِ مَسَّهُ اَلزَّعْفَرَانُ وَلَا اَلْوَرْسُ"} مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ وَاللَّفْظُ لِمُسْلِمٍ 1 .1 - صحيح. رواه البخاري ( 1542 )، ومسلم ( 1177 ).
Terjemahan
Ibnu Umar (RAA) menceritakan, 'Rasulullah (ﷺ) ditanya tentang apa yang harus dikenakan oleh orang yang berada dalam keadaan ihram (Muhrim). Dia menjawab, “Seseorang di negara bagian Ihram tidak diperbolehkan mengenakan kemeja yang dijahit, sorban, celana panjang, jubah berkerudung, sepatu atau sandal yang dijahit (Khuff), kecuali seseorang tidak dapat menemukan sandal yang tidak ditabur, maka ia boleh memakai Khuff atau sepatu asalkan seseorang memotongnya di bawah pergelangan kaki, dan Anda tidak boleh mengenakan pakaian yang telah diwarnai dengan aroma harum (seperti kunyit).” Disepakati, dan kata-katanya dari Muslim.