Bulugh al-Maram
Book 2, Hadith 56
Dan dalam riwayat Muslim: Dari Umar tentang keutamaan mengucapkan seperti yang diucapkan muazin kata demi kata, kecuali pada dua ḥayʿalah, dengan mengucapkan: “Lā ḥawla wa lā quwwata illā billāh (Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah)”.
Sahih. Diriwayatkan oleh Muslim (385) dan redaksinya adalah: Dari Umar bin al-Khattab, semoga Allah meridhainya, ia berkata: Rasulullah, semoga selawat dan salam Allah atas beliau, bersabda: “Apabila muazin mengucapkan: Allāhu akbar, Allāhu akbar (Allah Maha Besar, Allah Maha Besar), maka salah seorang dari kalian mengucapkan: Allāhu akbar, Allāhu akbar. Kemudian ia mengucapkan: Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah. Ia mengucapkan: Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah. Kemudian ia mengucapkan: Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Ia mengucapkan: Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Kemudian ia mengucapkan: Marilah menuju salat. Ia mengucapkan: Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah. Kemudian ia mengucapkan: Marilah menuju kemenangan. Ia mengucapkan: Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah. Kemudian ia mengucapkan: Allāhu akbar, Allāhu akbar. Ia mengucapkan: Allāhu akbar, Allāhu akbar. Kemudian ia mengucapkan: Tidak ada tuhan selain Allah. Ia mengucapkan: Tidak ada tuhan selain Allah, dari hatinya, maka ia akan masuk surga”.