Wudhu Kering (at-Tayammum) Bulugh al-Maram 137

Teks hadis bahasa Arab
وَعَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: { مِنْ اَلسُّنَّةِ أَنْ لَا يُصَلِّيَ اَلرَّجُلُ بِالتَّيَمُّمِ إِلَّا صَلَاةً وَاحِدَةً, ثُمَّ يَتَيَمَّمُ لِلصَّلَاةِ اَلْأُخْرَى } رَوَاهُ اَلدَّارَقُطْنِيُّ بِإِسْنَادٍ ضَعِيفٍ جِدًّ ا 1‏ .‏‏1 ‏- ضعيف جدا.‏ رواه الدارقطني (185)‏.‏
Terjemahan
Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas (RAA)

Adalah dari Sunnah Nabi (ﷺ) bagi pria untuk shalat hanya satu kali dengan setiap Tayammum, dan kemudian melakukan Tayammum untuk shalat berikutnya. [Dilaporkan oleh Ad-Daraqutni tetapi dengan rantai narator yang sangat lemah]