وَأَخْرَجَهُ الْحَاكِمُ مِنْ حَدِيثِ أَبِي هُرَيْرَةَ، فَسَاقَهُ بِمَعْنَاهُ، وَقَالَ فِيهِ: { اذْهَبُوا بِهِ، فَاقْطَعُوهُ، ثُمَّ احْسِمُوهُ } .‏ وَأَخْرَجَهُ الْبَزَّارُ أَيْضًا، وَقَالَ: لَا بَأْسَ بِإِسْنَادِهِ 1‏ .‏‏1 ‏- .‏ 1235‏- وأخرجه الحاكم من حديث أبي هريرة، فساقه بمعناه، وقال فيه: "اذهبوا به، فاقطعوه، ثم احسموه".‏ وأخرجه البزار أيضا، وقال: لا بأس بإسناده.‏
Terjemahan
Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas (RA)

Rasulullah SAW bersabda: “Jika manusia diberi apa yang mereka klaim (dalam perselisihan), beberapa orang akan merenggut nyawa dan kekayaan orang lain; tetapi sumpah (penyangkalan) harus diambil oleh terdakwa.” ﷺ [Disepakati] Al-Baihaqi telah melaporkan dengan rantai perawi (otentik): “Tetapi bukti (Bayyinah) terletak pada orang yang membuat klaim, dan yang lain (Yamin) harus diambil oleh orang yang menolak klaim itu.”