Sunan Ibn Majah
Sunan Ibn Majah 3324
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ، حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ بُكَيْرٍ، حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ كَانَتْ أُمِّي تُعَالِجُنِي لِلسُّمْنَةِ تُرِيدُ أَنْ تُدْخِلَنِي عَلَى رَسُولِ اللَّهِ ـ صلى الله عليه وسلم ـ فَمَا اسْتَقَامَ لَهَا ذَلِكَ حَتَّى أَكَلْتُ الْقِثَّاءَ بِالرُّطَبِ فَسَمِنْتُ كَأَحْسَنِ سُمْنَةٍ .
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Numair, telah menceritakan kepada kami Yunus bin Bukair, telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Urwah, dari ayahnya, dari Aisyah, ia berkata: «Ibuku berusaha membuatku gemuk karena ia ingin membawaku kepada Rasulullah ﷺ [untuk menikah]. Namun ia tidak berhasil sampai aku makan mentimun bersama kurma basah; lalu aku menjadi gemuk dengan sebaik-baiknya.»