Sunan Ibn Majah

Sunan Ibn Majah 89

Tentang Qadar (Ketetapan Ilahi)
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنَا خَالِي، يَعْلَى عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ، عَنْ جَابِرٍ، قَالَ جَاءَ رَجُلٌ مِنَ الأَنْصَارِ إِلَى النَّبِيِّ ـ صلى الله عليه وسلم ـ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لِي جَارِيَةً أَعْزِلُ عَنْهَا قَالَ ‏"‏ سَيَأْتِيهَا مَا قُدِّرَ لَهَا ‏"‏ ‏.‏ فَأَتَاهُ بَعْدَ ذَلِكَ فَقَالَ قَدْ حَمَلَتِ الْجَارِيَةُ ‏.‏ فَقَالَ النَّبِيُّ ـ صلى الله عليه وسلم ـ ‏"‏ مَا قُدِّرَ لِنَفْسٍ شَىْءٌ إِلاَّ هِيَ كَائِنَةٌ ‏"
Terjemahan
Diriwayatkan bahwa Jabir berkata

“Seorang laki-laki dari kalangan Ansar datang kepada Nabi ( ﷺ ) dan berkata: 'Wahai Rasulullah ( ﷺ ), aku memiliki seorang budak perempuan. Apakah aku harus melakukan 'azl (coitus interruptus) dengannya?' Beliau berkata, 'Apa pun yang telah ditetapkan untuknya, maka akan terjadi padanya.' Orang itu (Ansar) kemudian datang lagi dan berkata: "Budak perempuan itu telah hamil." Rasulullah ( ﷺ ) berkata: "Tidak ada sesuatu pun yang telah ditetapkan untuk seseorang kecuali itu pasti akan terjadi."