Sunan Ibn Majah

Sunan Ibn Majah 120

Keutamaan Ali bin Abi Thalib ra.
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الرَّازِيُّ، حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى، أَنْبَأَنَا الْعَلاَءُ بْنُ صَالِحٍ، عَنِ الْمِنْهَالِ، عَنْ عَبَّادِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ قَالَ عَلِيٌّأَنَا عَبْدُ اللَّهِ، وَأَخُو، رَسُولِهِ ـ صلى الله عليه وسلم ـ وَأَنَا الصِّدِّيقُ الأَكْبَرُ، لاَ يَقُولُهَا بَعْدِي إِلاَّ كَذَّابٌ صَلَّيْتُ قَبْلَ النَّاسِ لِسَبْعِ سِنِينَ ‏.‏
Terjemahan
Diriwayatkan bahwa Abbad bin Abdullah berkata

"'Ali berkata: 'Aku adalah hamba Allah dan saudara Rasul-Nya. Aku adalah orang yang paling banyak mengatakan kebenaran (Siddiq Akbar), dan tidak ada seorang pun yang akan mengatakan hal ini setelahku kecuali seorang pembohong. Aku telah shalat tujuh tahun di hadapan manusia."