Mengangkat tangan saat membungkuk, dan saat mengangkat kepala dari membungkuk Sunan Ibn Majah 858

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ، وَهِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ، وَأَبُو عُمَرَ الضَّرِيرُ قَالُوا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَالِمٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ ـ صلى الله عليه وسلمـ إِذَا افْتَتَحَ الصَّلاَةَ، رَفَعَ يَدَيْهِ حَتَّى يُحَاذِيَ بِهِمَا مَنْكِبَيْهِ، وَإِذَا رَكَعَ، وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ الرُّكُوعِ. وَلاَ يَرْفَعُ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ ‏.‏
Terjemahan
Disebutkan bahwa Ibnu Umar berkata

“Saya melihat Rasulullah (ﷺ) mengangkat tangannya hingga sejajar dengan bahunya ketika dia membungkuk di Ruku, dan ketika dia mengangkat kepalanya dari Ruku, tetapi dia tidak mengangkatnya di antara dua sujud.”