Sunan Ibn Majah
Sunan Ibn Majah 860
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَهِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ، قَالاَ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ، عَنْ صَالِحِ بْنِ كَيْسَانَ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ ـ صلى الله عليه وسلم ـ يَرْفَعُ يَدَيْهِ فِي الصَّلاَةِ حَذْوَ مَنْكِبَيْهِ حِينَ يَفْتَتِحُ الصَّلاَةَ، وَحِينَ يَرْكَعُ، وَحِينَ يَسْجُدُ .
Utsman bin Abu Syaibah dan Hisyam bin Ammar menuturkan kepada kami: Ismail bin Ayyasy menuturkan kepada kami, dari Shalih bin Kaisan, dari Abdurrahman Al-Araj, dari Abu Hurairah, ia berkata: Aku melihat Rasulullah —semoga Allah melimpahkan berkat dan kedamaian kepadanya— mengangkat kedua tangan sejajar dengan bahu dalam salat, ketika memulai salat, ketika rukuk, dan ketika sujud.