Apa yang diriwayatkan tentang doa (sukarela) pada malam hari dan pada siang hari adalah dua per dua Sunan Ibn Majah 1325
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا شَبَابَةُ بْنُ سَوَّارٍ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، حَدَّثَنِي عَبْدُ رَبِّهِ بْنُ سَعِيدٍ، عَنْ أَنَسِ بْنِ أَبِي أَنَسٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نَافِعِ بْنِ الْعَمْيَاءِ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَارِثِ، عَنِ الْمُطَّلِبِ، - يَعْنِي ابْنَ أَبِي وَدَاعَةَ - قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ـ صلى الله عليه وسلم ـ " صَلاَةُ اللَّيْلِ مَثْنَى مَثْنَى. وَتَشَهَّدُ فِي كُلِّ رَكْعَتَيْنِ. وَتَبَاءَسُ وَتَمَسْكَنُ وَتُقْنِعُ. وَتَقُولُ: اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي. فَمَنْ لَمْ يَفْعَلْ ذَلِكَ، فَهِيَ خِدَاجٌ "
Terjemahan
Tidak ada yang dimaksud bahwa Muttalib yaitu, kata Ibnu Abu Wada'ah
"Rasulullah (ﷺ) bersabda: 'Shalat malam (untuk disajikan) dua per dua. Ucapkan Tashah-hud setelah setiap dua rakaat, dan angkatlah tanganmu dengan segala kerendahan hati seperti orang yang miskin dan membutuhkan dan katakanlah: 'Allāhummaghfir lī (Ya Allah, ampunilah aku).' Dan barangsiapa tidak melakukan itu, itu tidak sempurna.'"