Sunan Ibn Majah
Sunan Ibn Majah 930
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، ح وَحَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ خَلاَّدٍ، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، قَالاَ حَدَّثَنَا الأَعْمَشُ، عَنْ عُمَارَةَ، عَنِ الأَسْوَدِ، قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ لاَ يَجْعَلَنَّ أَحَدُكُمْ لِلشَّيْطَانِ فِي نَفْسِهِ جُزْءًا يَرَى أَنَّ حَقًّا لِلَّهِ عَلَيْهِ أَنْ لاَ يَنْصَرِفَ إِلاَّ عَنْ يَمِينِهِ قَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ ـ صلى الله عليه وسلم ـ أَكْثَرُ انْصِرَافِهِ عَنْ يَسَارِهِ .
Ali bin Muhammad menuturkan kepada kami: Waki menuturkan kepada kami. Dan Abu Bakr bin Khallad menuturkan kepada kami: Yahya bin Said menuturkan kepada kami. Keduanya berkata: Al-A'masy menuturkan kepada kami, dari Umarah, dari Al-Aswad, ia berkata: Abdullah berkata, “Janganlah salah seorang dari kalian memberi bagian kepada setan dalam dirinya dengan menganggap bahwa Allah mewajibkannya beranjak setelah salat hanya ke arah kanan. Aku melihat Rasulullah —semoga Allah melimpahkan berkat dan kedamaian kepadanya— lebih sering beranjak ke arah kiri.”