Apa yang diriwayatkan tentang duduk berputar-putar pada hari Jumat sebelum shalat, dan Ihtiba' ketika Imam menyampaikan khotbah Sunan Ibn Majah 1134

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُصَفَّى الْحِمْصِيُّ، حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ وَاقِدٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَجْلاَنَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ، قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ ـ صلى الله عليه وسلم ـ عَنْالاِحْتِبَاءِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ -يَعْنِي - وَالإِمَامُ يَخْطُبُ
Terjemahan
Tidak ada yang diceritakan dari 'Amr bin Shu'aib, dari ayahnya, bahwa kakeknya mengatakan

"Rasulullah (ﷺ) melarang Ihtiba' (duduk dengan paha terkumpul di perut sambil membungkus lengan atau pakaian di sekelilingnya) pada hari Jumat, artinya, ketika Imam menyampaikan khotbah."