Muwatta Malik

Book 15, Hadith 3

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنِي يَحْيَى، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ أَيُّوبَ بْنِ أَبِي تَمِيمَةَ السَّخْتِيَانِيِّ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ، أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ، كَانَ فِي قَوْمٍ وَهُمْ يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ فَذَهَبَ لِحَاجَتِهِ ثُمَّ رَجَعَ وَهُوَ يَقْرَأُ الْقُرْآنَ فَقَالَ لَهُ رَجُلٌ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ أَتَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَلَسْتَ عَلَى وُضُوءٍ فَقَالَ لَهُ عُمَرُ مَنْ أَفْتَاكَ بِهَذَا أَمُسَيْلِمَةُ
Terjemahan

Umar bin al-Khaththab berada bersama suatu kaum yang sedang membaca Al-Qur'an. Lalu ia pergi untuk buang hajat, kemudian kembali sambil membaca Al-Qur'an.

Maka seorang laki-laki berkata kepadanya: “Wahai Amirul Mukminin, apakah engkau membaca Al-Qur'an padahal engkau tidak dalam keadaan berwudu?”

Umar berkata kepadanya: “Siapa yang memberimu fatwa tentang hal ini? Apakah Musailamah?”