Muwatta Malik

Book 27, Hadith 5

Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنِي عَنْ مَالِكٍ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ، عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ، أَنَّهُ قَالَ أَتَتِ الْجَدَّتَانِ إِلَى أَبِي بَكْرٍ الصِّدِّيقِ فَأَرَادَ أَنْ يَجْعَلَ السُّدُسَ، لِلَّتِي مِنْ قِبَلِ الأُمِّ فَقَالَ لَهُ رَجُلٌ مِنَ الأَنْصَارِ أَمَا إِنَّكَ تَتْرُكُ الَّتِي لَوْ مَاتَتْ وَهُوَ حَىٌّ كَانَ إِيَّاهَا يَرِثُ فَجَعَلَ أَبُو بَكْرٍ السُّدُسَ بَيْنَهُمَا ‏.‏
Terjemahan

Kedua nenek datang kepada Abu Bakar ash-Shiddiq, lalu beliau ingin memberikan bagian seperenam kepada nenek yang dari pihak ibu.

Maka seorang laki-laki dari kalangan Anshar berkata kepadanya: “Sesungguhnya engkau meninggalkan nenek yang jika ia meninggal sedangkan dia masih hidup, niscaya dia akan mewarisinya.”

Maka Abu Bakar menjadikan bagian seperenam itu di antara keduanya.