Muwatta Malik
Book 49, Hadith 31
Aku sedang duduk bersama Abu Hurairah di tanah miliknya di al-Aqiq. Lalu datang kepadanya sekelompok orang dari penduduk Madinah dengan mengendarai hewan tunggangan, lalu mereka singgah di sisinya. Abu Hurairah berkata: “Pergilah kepada ibuku dan katakanlah: Sesungguhnya putramu menyampaikan salam kepadamu dan berkata: Berilah kami sesuatu untuk dimakan.”
Lalu ibunya meletakkan tiga potong roti di dalam sebuah nampan beserta sedikit minyak dan garam, kemudian ia meletakkannya di atas kepalaku dan aku membawanya kepada mereka. Ketika aku meletakkannya di hadapan mereka, Abu Hurairah bertakbir dan berkata: “Segala puji bagi Allah yang telah mengenyangkan kami dengan roti setelah makanan kami tidak lain hanyalah dua yang hitam: air dan kurma.”
Kaum itu tidak memakan sedikit pun dari makanan itu. Ketika mereka pergi, ia berkata: “Wahai anak saudaraku, berbuat baiklah kepada kambing-kambingmu, usaplah ingus darinya, bersihkanlah kandangnya dan salatlah di sekitarnya, karena sesungguhnya ia termasuk hewan-hewan surga. Demi Dzat yang jiwaku berada di Tangan-Nya, sungguh hampir tiba suatu masa atas manusia ketika sekelompok kecil kambing lebih dicintai pemiliknya daripada rumah Marwan.”