Muwatta Malik

Book 48, Hadith 17

Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنِي عَنْ مَالِكٍ، عَنْ عَمِّهِ أَبِي سُهَيْلِ بْنِ مَالِكٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ كَعْبِ الأَحْبَارِ، أَنَّ رَجُلاً، نَزَعَ نَعْلَيْهِ فَقَالَ لِمَ خَلَعْتَ نَعْلَيْكَ لَعَلَّكَ تَأَوَّلْتَ هَذِهِ الآيَةَ ‏{‏فَاخْلَعْ نَعْلَيْكَ إِنَّكَ بِالْوَادِي الْمُقَدَّسِ طُوًى‏}‏ قَالَ ثُمَّ قَالَ كَعْبٌ لِلرَّجُلِ أَتَدْرِي مَا كَانَتْ نَعْلاَ مُوسَى قَالَ مَالِكٌ لاَ أَدْرِي مَا أَجَابَهُ الرَّجُلُ فَقَالَ كَعْبٌ كَانَتَا مِنْ جِلْدِ حِمَارٍ مَيِّتٍ ‏.‏
Terjemahan

Seorang laki-laki melepas kedua sandalnya, lalu Kaʿb berkata: “Mengapa engkau melepas kedua sandalmu? Barangkali engkau menakwilkan ayat ini:”

“Lepaskanlah kedua sandalmu, sesungguhnya engkau berada di lembah suci Tuwa.”

Kemudian Kaʿb berkata kepada laki-laki itu: “Tahukah engkau terbuat dari apakah kedua sandal Musa?”

Malik berkata: “Aku tidak tahu apa yang dijawab laki-laki itu kepadanya.”

Lalu Kaʿb berkata: “Keduanya terbuat dari kulit keledai yang telah mati.”