Muwatta Malik
Book 20, Hadith 101
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنِي يَحْيَى، عَنْ مَالِكٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، أَنَّهُ قَالَ الْمُحْصَرُ بِمَرَضٍ لاَ يَحِلُّ حَتَّى يَطُوفَ بِالْبَيْتِ وَيَسْعَى بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ فَإِذَا اضْطُرَّ إِلَى لُبْسِ شَىْءٍ مِنَ الثِّيَابِ الَّتِي لاَ بُدَّ لَهُ مِنْهَا أَوِ الدَّوَاءِ صَنَعَ ذَلِكَ وَافْتَدَى .
Terjemahan
Orang yang tertahan karena sakit tidak bertahallul hingga ia melakukan tawaf di Baitullah dan sai antara Shafa dan Marwah. Jika ia terpaksa memakai sesuatu dari pakaian yang tidak bisa ia tinggalkan atau menggunakan obat, hendaklah ia melakukannya dan membayar fidyah.