Muwatta Malik
Book 20, Hadith 155
Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنِي عَنْ مَالِكٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ، أَنَّهُ قَالَ مَنْ سَاقَ بَدَنَةً تَطَوُّعًا فَعَطِبَتْ فَنَحَرَهَا ثُمَّ خَلَّى بَيْنَهَا وَبَيْنَ النَّاسِ يَأْكُلُونَهَا فَلَيْسَ عَلَيْهِ شَىْءٌ وَإِنْ أَكَلَ مِنْهَا أَوْ أَمَرَ مَنْ يَأْكُلُ مِنْهَا غَرِمَهَا .
Terjemahan
Barangsiapa menggiring hewan kurban secara sukarela lalu hewan itu cacat kemudian ia menyembelihnya lalu membiarkannya untuk orang-orang memakannya, maka tidak ada kewajiban apa pun atasnya. Tetapi jika ia makan darinya atau memerintahkan seseorang untuk makan darinya, maka ia wajib menggantinya.