Muwatta Malik
Book 20, Hadith 198
Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنِي عَنْ مَالِكٍ، عَنْ نَافِعٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، أَنَّهُ لَقِيَ رَجُلاً مِنْ أَهْلِهِ يُقَالُ لَهُ الْمُجَبَّرُ قَدْ أَفَاضَ وَلَمْ يَحْلِقْ وَلَمْ يُقَصِّرْ جَهِلَ ذَلِكَ فَأَمَرَهُ عَبْدُ اللَّهِ أَنْ يَرْجِعَ فَيَحْلِقَ أَوْ يُقَصِّرَ ثُمَّ يَرْجِعَ إِلَى الْبَيْتِ فَيُفِيضَ .
Terjemahan
Abdullah bin Umar bertemu dengan seorang laki-laki dari keluarganya yang dipanggil Al-Mujabbar, yang telah melakukan ifadah tetapi belum mencukur rambutnya dan belum memendekkannya karena tidak mengetahui hal itu. Maka Abdullah memerintahkannya untuk kembali lalu mencukur atau memendekkan rambutnya, kemudian kembali ke Baitullah lalu melakukan ifadah.