Muwatta Malik
Book 20, Hadith 5
Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنِي مَالِكٌ، عَنْ حُمَيْدِ بْنِ قَيْسٍ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ، أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ، قَالَ لِيَعْلَى ابْنِ مُنْيَةَ وَهُوَ يَصُبُّ عَلَى عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ مَاءً وَهُوَ يَغْتَسِلُ اصْبُبْ عَلَى رَأْسِي . فَقَالَ يَعْلَى أَتُرِيدُ أَنْ تَجْعَلَهَا بِي إِنْ أَمَرْتَنِي صَبَبْتُ . فَقَالَ لَهُ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ اصْبُبْ فَلَنْ يَزِيدَهُ الْمَاءُ إِلاَّ شَعَثًا .
Terjemahan
Umar bin al-Khaththab berkata kepada Ya'la bin Munyah, ketika ia sedang menuangkan air kepada Umar bin al-Khaththab saat beliau mandi (ghusl): “Tuangkanlah ke atas kepalaku.”
Ya'la berkata: “Apakah engkau ingin menjadikannya sebagai tanggunganku? Jika engkau memerintahkanku, aku akan menuangkannya.”
Umar bin al-Khaththab berkata kepadanya: “Tuangkanlah, karena air itu tidak akan menambahnya kecuali kekusutan.”