Muwatta Malik
Book 20, Hadith 6
Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنِي مَالِكٌ، عَنْ نَافِعٍ، أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ، كَانَ إِذَا دَنَا مِنْ مَكَّةَ بَاتَ بِذِي طُوًى بَيْنَ الثَّنِيَّتَيْنِ حَتَّى يُصْبِحَ ثُمَّ يُصَلِّي الصُّبْحَ ثُمَّ يَدْخُلُ مِنَ الثَّنِيَّةِ الَّتِي بِأَعْلَى مَكَّةَ وَلاَ يَدْخُلُ إِذَا خَرَجَ حَاجًّا أَوْ مُعْتَمِرًا حَتَّى يَغْتَسِلَ قَبْلَ أَنْ يَدْخُلَ مَكَّةَ إِذَا دَنَا مِنْ مَكَّةَ بِذِي طُوًى وَيَأْمُرُ مَنْ مَعَهُ فَيَغْتَسِلُونَ قَبْلَ أَنْ يَدْخُلُوا .
Terjemahan
Bahwa Abdullah bin Umar, apabila telah mendekati Makkah, bermalam di Dzu Thuwa di antara dua celah bukit hingga pagi tiba, kemudian melaksanakan salat Subuh, kemudian masuk melalui celah bukit yang berada di bagian atas Makkah; dan apabila ia berangkat untuk haji atau umrah, ia tidak masuk (ke Makkah) hingga mandi terlebih dahulu sebelum memasuki Makkah ketika telah mendekati Makkah di Dzu Thuwa, dan ia memerintahkan orang-orang yang bersamanya sehingga mereka mandi sebelum mereka masuk.