Muwatta Malik
Book 20, Hadith 76
Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنِي عَنْ مَالِكٍ، عَنْ نَافِعٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، أَنَّهُ كَانَ يَقُولُ لاَ يَحْتَجِمُ الْمُحْرِمُ إِلاَّ مِمَّا لاَ بُدَّ لَهُ مِنْهُ . قَالَ مَالِكٌ لاَ يَحْتَجِمُ الْمُحْرِمُ إِلاَّ مِنْ ضَرُورَةٍ .
Terjemahan
Abdullah bin Umar biasa berkata: “Orang yang sedang ihram tidak boleh berbekam kecuali apabila hal itu tidak dapat dihindarinya.”
Malik berkata: “Orang yang sedang ihram tidak boleh berbekam kecuali karena darurat.”