Muwatta Malik

Book 20, Hadith 801

Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنِي عَنْ مَالِكٍ، أَنَّهُ بَلَغَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم حَلَّ هُوَ وَأَصْحَابُهُ بِالْحُدَيْبِيَةِ فَنَحَرُوا الْهَدْىَ وَحَلَقُوا رُءُوسَهُمْ وَحَلُّوا مِنْ كُلِّ شَىْءٍ قَبْلَ أَنْ يَطُوفُوا بِالْبَيْتِ وَقَبْلَ أَنْ يَصِلَ إِلَيْهِ الْهَدْىُ ثُمَّ لَمْ يُعْلَمْ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَمَرَ أَحَدًا مِنْ أَصْحَابِهِ وَلاَ مِمَّنْ كَانَ مَعَهُ أَنْ يَقْضُوا شَيْئًا وَلاَ يَعُودُوا لِشَىْءٍ ‏.‏
Terjemahan

Bahwa Rasulullah, semoga selawat dan salam Allah tercurah kepadanya, beliau dan para sahabatnya, bertahallul di Al-Hudaibiyah: mereka menyembelih hewan-hewan hadyu, mencukur kepala mereka, dan menjadi halal dari segala sesuatu sebelum bertawaf di Baitullah dan sebelum hewan-hewan hadyu itu sampai ke tempatnya. Kemudian, tidak diketahui bahwa Rasulullah, semoga selawat dan salam Allah tercurah kepadanya, memerintahkan seorang pun dari para sahabatnya maupun dari orang-orang yang bersamanya untuk mengqada sesuatu atau mengulangi sesuatu.