Muwatta Malik

Book 2, Hadith 17

Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنِي عَنْ مَالِكٍ، أَنَّهُ رَأَى رَبِيعَةَ بْنَ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ يَقْلِسُ مِرَارًا وَهُوَ فِي الْمَسْجِدِ فَلاَ يَنْصَرِفُ وَلاَ يَتَوَضَّأُ حَتَّى يُصَلِّيَ ‏.‏ قَالَ يَحْيَى وَسُئِلَ مَالِكٌ عَنْ رَجُلٍ قَلَسَ طَعَامًا هَلْ عَلَيْهِ وُضُوءٌ فَقَالَ لَيْسَ عَلَيْهِ وُضُوءٌ وَلْيَتَمَضْمَضْ مِنْ ذَلِكَ وَلْيَغْسِلْ فَاهُ ‏.‏
Terjemahan

Malik melihat Rabi'ah bin Abi Abdurrahman muntah beberapa kali saat ia berada di masjid, lalu ia tidak pergi dan tidak berwudu sampai ia salat.

Yahya berkata: Malik ditanya tentang seorang laki-laki yang muntah makanan, apakah ia harus berwudu? Ia menjawab: “Ia tidak wajib berwudu, tetapi hendaklah ia berkumur dari hal itu dan membasuh mulutnya.”