Muwatta Malik
Book 2, Hadith 53
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنِي يَحْيَى، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ الْمِسْوَرَ بْنَ مَخْرَمَةَ، أَخْبَرَهُ أَنَّهُ، دَخَلَ عَلَى عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ مِنَ اللَّيْلَةِ الَّتِي طُعِنَ فِيهَا فَأَيْقَظَ عُمَرَ لِصَلاَةِ الصُّبْحِ فَقَالَ عُمَرُ نَعَمْ وَلاَ حَظَّ فِي الإِسْلاَمِ لِمَنْ تَرَكَ الصَّلاَةَ . فَصَلَّى عُمَرُ وَجُرْحُهُ يَثْعَبُ دَمًا .
Terjemahan
Al-Miswar bin Makhramah mengabarkan bahwa ia masuk menemui Umar bin Khaththab pada malam ketika ia ditikam, lalu ia membangunkan Umar untuk salat Subuh. Maka Umar berkata: “Ya, tidak ada bagian dalam Islam bagi orang yang meninggalkan salat.” Lalu Umar salat sedangkan lukanya mengucurkan darah.