Muwatta Malik

Book 2, Hadith 66

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنِي يَحْيَى، عَنْ مَالِكٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ أَبِيهِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، أَنَّهُ كَانَ يَقُولُ قُبْلَةُ الرَّجُلِ امْرَأَتَهُ وَجَسُّهَا بِيَدِهِ مِنَ الْمُلاَمَسَةِ فَمَنْ قَبَّلَ امْرَأَتَهُ أَوْ جَسَّهَا بِيَدِهِ فَعَلَيْهِ الْوُضُوءُ ‏.‏
Terjemahan

Abdullah ibn Umar biasa berkata, "Ciuman seorang laki-laki kepada istrinya dan meraba istrinya dengan tangannya termasuk bagian dari al-mulāmasah (persentuhan). Maka barangsiapa mencium istrinya atau merabanya dengan tangannya, wajib atasnya berwudu."