Muwatta Malik

Book 2, Hadith 90

Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنِي عَنْ مَالِكٍ، عَنْ نَافِعٍ، أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ، كَانَ يَغْسِلُ جَوَارِيهِ رِجْلَيْهِ وَيُعْطِينَهُ الْخُمْرَةَ وَهُنَّ حُيَّضٌ ‏.‏ وَسُئِلَ مَالِكٌ عَنْ رَجُلٍ لَهُ نِسْوَةٌ وَجَوَارِي هَلْ يَطَؤُهُنَّ جَمِيعًا قَبْلَ أَنْ يَغْتَسِلَ فَقَالَ لاَ بَأْسَ بِأَنْ يُصِيبَ الرَّجُلُ جَارِيَتَيْهِ قَبْلَ أَنْ يَغْتَسِلَ فَأَمَّا النِّسَاءُ الْحَرَائِرُ فَيُكْرَهُ أَنْ يُصِيبَ الرَّجُلُ الْمَرْأَةَ الْحُرَّةَ فِي يَوْمِ الأُخْرَى فَأَمَّا أَنَّ يُصِيبَ الْجَارِيَةَ ثُمَّ يُصِيبَ الأُخْرَى وَهُوَ جُنُبٌ فَلاَ بَأْسَ بِذَلِكَ ‏.‏ وَسُئِلَ مَالِكٌ عَنْ رَجُلٍ جُنُبٍ وُضِعَ لَهُ مَاءٌ يَغْتَسِلُ بِهِ فَسَهَا فَأَدْخَلَ أَصْبُعَهُ فِيهِ لِيَعْرِفَ حَرَّ الْمَاءِ مِنْ بَرْدِهِ ‏.‏ قَالَ مَالِكٌ إِنْ لَمْ يَكُنْ أَصَابَ أَصْبُعَهُ أَذًى فَلاَ أَرَى ذَلِكَ يُنَجِّسُ عَلَيْهِ الْمَاءَ ‏.‏
Terjemahan

Budak-budak perempuan Abdullah bin Umar biasa membasuh kedua kakinya dan membawakan untuknya tikar salat, sedangkan mereka dalam keadaan haid.

Malik ditanya tentang seorang laki-laki yang memiliki istri-istri dan budak-budak perempuan, apakah ia boleh menyetubuhi mereka semuanya sebelum mandi. Ia berkata: “Tidak mengapa seorang laki-laki menyetubuhi dua budak perempuannya sebelum mandi. Adapun wanita-wanita merdeka, maka dimakruhkan seorang laki-laki menyetubuhi wanita merdeka pada hari giliran yang lain. Adapun menyetubuhi seorang budak perempuan kemudian menyetubuhi yang lain sedangkan ia dalam keadaan junub, maka tidak mengapa.”

Malik ditanya tentang seorang laki-laki yang junub yang telah disediakan air untuk mandi, lalu ia lupa dan memasukkan jarinya ke dalamnya untuk mengetahui panas air ataukah dinginnya. Malik berkata: “Jika tidak ada kotoran yang mengenai jarinya, aku tidak memandang hal itu menajiskan air baginya.”