Muwatta Malik

Book 38, Hadith 22

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنِي مَالِكٌ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ، عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ هِشَامٍ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّهُ أَخْبَرَهُ أَنَّ الْعَاصِيَ بْنَ هِشَامٍ هَلَكَ وَتَرَكَ بَنِينَ لَهُ ثَلاَثَةً اثْنَانِ لأُمٍّ وَرَجُلٌ لِعَلَّةٍ فَهَلَكَ أَحَدُ اللَّذَيْنِ لأُمٍّ وَتَرَكَ مَالاً وَمَوَالِيَ فَوَرِثَهُ أَخُوهُ لأَبِيهِ وَأُمِّهِ مَالَهُ وَوَلاَءَهُ مَوَالِيهِ ثُمَّ هَلَكَ الَّذِي وَرِثَ الْمَالَ وَوَلاَءَ الْمَوَالِي وَتَرَكَ ابْنَهُ وَأَخَاهُ لأَبِيهِ فَقَالَ ابْنُهُ قَدْ أَحْرَزْتُ مَا كَانَ أَبِي أَحْرَزَ مِنَ الْمَالِ وَوَلاَءِ الْمَوَالِي وَقَالَ أَخُوهُ لَيْسَ كَذَلِكَ إِنَّمَا أَحْرَزْتَ الْمَالَ وَأَمَّا وَلاَءُ الْمَوَالِي فَلاَ أَرَأَيْتَ لَوْ هَلَكَ أَخِي الْيَوْمَ أَلَسْتُ أَرِثُهُ أَنَا فَاخْتَصَمَا إِلَى عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ فَقَضَى لأَخِيهِ بِوَلاَءِ الْمَوَالِي ‏.‏
Terjemahan

Al-ʿAshi bin Hisyam meninggal dunia dan meninggalkan tiga orang anak laki-laki: dua orang seibu dan seorang laki-laki dari ibu yang lain. Salah seorang dari dua yang seibu itu meninggal dunia dan meninggalkan harta dan mawali. Maka saudara kandungnya seayah dan seibu mewarisi hartanya dan wala’ atas mawali-mawalinya.

Kemudian orang yang mewarisi harta dan wala’ atas para mawali itu meninggal dunia dan meninggalkan anak laki-lakinya dan saudara laki-lakinya seayah. Anaknya berkata: “Aku telah menguasai apa yang dahulu dikuasai ayahku berupa harta dan wala’ atas para mawali.” Sedangkan saudaranya berkata: “Tidak demikian. Engkau hanya menguasai harta; adapun wala’ atas para mawali, tidak. Bagaimana pendapatmu, seandainya saudaraku meninggal hari ini, bukankah aku yang akan mewarisinya?” Lalu keduanya bersengketa kepada ʿUtsman bin ʿAffan, maka beliau memutuskan wala’ atas para mawali itu untuk saudaranya.