Muwatta Malik

Book 9, Hadith 42

Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنِي عَنْ مَالِكٍ، أَنَّهُ بَلَغَهُ أَنَّ سَعْدَ بْنَ أَبِي وَقَّاصٍ، كَانَ يَمُرُّ بَيْنَ يَدَىْ بَعْضِ الصُّفُوفِ وَالصَّلاَةُ قَائِمَةٌ ‏.‏ قَالَ مَالِكٌ وَأَنَا أَرَى ذَلِكَ وَاسِعًا إِذَا أُقِيمَتِ الصَّلاَةُ وَبَعْدَ أَنْ يُحْرِمَ الإِمَامُ وَلَمْ يَجِدِ الْمَرْءُ مَدْخَلاً إِلَى الْمَسْجِدِ إِلاَّ بَيْنَ الصُّفُوفِ ‏.‏
Terjemahan

Telah sampai kepadanya bahwa Sa'd ibn Abi Waqqas biasa berjalan lewat di depan sebagian shaf ketika salat sedang ditegakkan.

Malik berkata: “Aku memandang hal itu diperbolehkan apabila iqamah salat telah dikumandangkan dan setelah imam bertakbiratul ihram, sedangkan seseorang tidak mendapati jalan masuk ke masjid kecuali di antara shaf-shaf.”