Muwatta Malik
Book 36, Hadith 24
Teks hadis bahasa Arab
قَالَ يَحْيَى قَالَ مَالِكٌ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ، قَالَ مَا بَالُ رِجَالٍ يَطَئُونَ وَلاَئِدَهُمْ ثُمَّ يَعْزِلُوهُنَّ لاَ تَأْتِينِي وَلِيدَةٌ يَعْتَرِفُ سَيِّدُهَا أَنْ قَدْ أَلَمَّ بِهَا إِلاَّ أَلْحَقْتُ بِهِ وَلَدَهَا فَاعْزِلُوا بَعْدُ أَوِ اتْرُكُوا .
Terjemahan
Umar ibn al-Khattab berkata: “Apa yang terjadi dengan laki-laki yang menyetubuhi budak-budak perempuan mereka kemudian melakukan ‘azl terhadap mereka? Tidaklah seorang budak perempuan datang kepadaku yang tuannya mengakui bahwa ia telah menyetubuhinya, melainkan aku akan menasabkan anaknya kepadanya. Maka lakukanlah ‘azl setelah itu atau tinggalkanlah.”