Muwatta Malik

Book 18, Hadith 58

Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنِي عَنْ مَالِكٍ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏"‏ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ إِنَّمَا يَذَرُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ وَشَرَابَهُ مِنْ أَجْلِي فَالصِّيَامُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ كُلُّ حَسَنَةٍ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ إِلاَّ الصِّيَامَ فَهُوَ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ ‏"‏ ‏.‏
Terjemahan

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, bau mulut orang yang berpuasa lebih baik di sisi Allah daripada aroma minyak kasturi. Dia hanya meninggalkan syahwat, makanan, dan minumannya karena Aku. Puasa itu untuk-Ku, dan Aku yang membalasnya. Setiap kebaikan dibalas dengan sepuluh kali lipatnya, hingga tujuh ratus kali lipat, kecuali puasa, maka sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku yang membalasnya."