Muwatta Malik

Book 7, Hadith 17

Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنِي عَنْ مَالِكٍ، أَنَّهُ بَلَغَهُ أَنَّ رَجُلاً، سَأَلَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ عَنِ الْوِتْرِ أَوَاجِبٌ هُوَ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ قَدْ أَوْتَرَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَأَوْتَرَ الْمُسْلِمُونَ ‏.‏ فَجَعَلَ الرَّجُلُ يُرَدِّدُ عَلَيْهِ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ يَقُولُ أَوْتَرَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَأَوْتَرَ الْمُسْلِمُونَ ‏.‏
Terjemahan

Seorang laki-laki bertanya kepada Abdullah ibn Umar tentang salat witir, apakah hukumnya wajib.

Abdullah ibn Umar berkata: “Rasulullah, semoga Allah memberkahinya dan memberinya keselamatan, telah mengerjakan witir, dan kaum muslimin telah mengerjakan witir.”

Laki-laki itu terus mengulang-ulang [pertanyaannya] kepadanya, sedangkan Abdullah ibn Umar terus berkata: “Rasulullah, semoga Allah memberkahinya dan memberinya keselamatan, telah mengerjakan witir, dan kaum muslimin telah mengerjakan witir.”