Muwatta Malik

Book 31, Hadith 45

Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنِي عَنْ مَالِكٍ، أَنَّهُ بَلَغَهُ أَنَّ رَجُلاً، أَرَادَ أَنْ يَبْتَاعَ طَعَامًا مِنْ رَجُلٍ إِلَى أَجَلٍ فَذَهَبَ بِهِ الرَّجُلُ الَّذِي يُرِيدُ أَنْ يَبِيعَهُ الطَّعَامَ إِلَى السُّوقِ فَجَعَلَ يُرِيهِ الصُّبَرَ وَيَقُولُ لَهُ مِنْ أَيِّهَا تُحِبُّ أَنْ أَبْتَاعَ لَكَ فَقَالَ الْمُبْتَاعُ أَتَبِيعُنِي مَا لَيْسَ عِنْدَكَ فَأَتَيَا عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ فَذَكَرَا ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ لِلْمُبْتَاعِ لاَ تَبْتَعْ مِنْهُ مَا لَيْسَ عِنْدَهُ ‏.‏ وَقَالَ لِلْبَائِعِ لاَ تَبِعْ مَا لَيْسَ عِنْدَكَ ‏.‏
Terjemahan

Seorang laki-laki ingin membeli makanan dari seorang laki-laki lain dengan tempo sampai jangka waktu tertentu. Lalu laki-laki yang ingin menjual makanan kepadanya membawanya ke pasar dan mulai memperlihatkan kepadanya tumpukan-tumpukan makanan dan berkata kepadanya: “Dari tumpukan yang mana engkau ingin agar aku membelikan untukmu?”

Maka pembeli itu berkata kepadanya: “Apakah engkau menjual kepadaku apa yang tidak ada padamu?”

Lalu keduanya mendatangi Abdullah bin Umar dan menyebutkan hal itu kepadanya. Maka Abdullah bin Umar berkata kepada pembeli: “Janganlah engkau membeli darinya apa yang tidak ada padanya.” Dan beliau berkata kepada penjual: “Janganlah engkau menjual apa yang tidak ada padamu.”