Muwatta Malik
Book 31, Hadith 56
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنِي يَحْيَى، عَنْ مَالِكٍ، أَنَّهُ بَلَغَهُ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ، قَالَ لاَ حُكْرَةَ فِي سُوقِنَا لاَ يَعْمِدُ رِجَالٌ بِأَيْدِيهِمْ فُضُولٌ مِنْ أَذْهَابٍ إِلَى رِزْقٍ مِنْ رِزْقِ اللَّهِ نَزَلَ بِسَاحَتِنَا فَيَحْتَكِرُونَهُ عَلَيْنَا وَلَكِنْ أَيُّمَا جَالِبٍ جَلَبَ عَلَى عَمُودِ كَبِدِهِ فِي الشِّتَاءِ وَالصَّيْفِ فَذَلِكَ ضَيْفُ عُمَرَ فَلْيَبِعْ كَيْفَ شَاءَ اللَّهُ وَلْيُمْسِكْ كَيْفَ شَاءَ اللَّهُ .
Terjemahan
Umar bin al-Khattab berkata: "Tidak ada penimbunan di pasar kami. Janganlah orang-orang yang memiliki kelebihan emas di tangan mereka dengan sengaja mengambil suatu rezeki di antara rezeki Allah yang telah turun di halaman kami lalu menimbunnya terhadap kami. Akan tetapi, siapa pun yang membawa barang dagangan dengan susah payah pada musim dingin dan musim panas, maka dia adalah tamu Umar. Hendaklah dia menjual sebagaimana Allah kehendaki dan menahan sebagaimana Allah kehendaki."