Muwatta Malik
Book 1, Hadith 27
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنِي يَحْيَى، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ " إِنَّ شِدَّةَ الْحَرِّ مِنْ فَيْحِ جَهَنَّمَ فَإِذَا اشْتَدَّ الْحَرُّ فَأَبْرِدُوا عَنِ الصَّلاَةِ " .
وَقَالَ " اشْتَكَتِ النَّارُ إِلَى رَبِّهَا فَقَالَتْ يَا رَبِّ أَكَلَ بَعْضِي بَعْضًا . فَأَذِنَ لَهَا بِنَفَسَيْنِ فِي كُلِّ عَامٍ نَفَسٍ فِي الشِّتَاءِ وَنَفَسٍ فِي الصَّيْفِ " .
Terjemahan
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya panas yang sangat berasal dari hembusan Jahanam. Maka apabila panas sangat menyengat, dinginkanlah salat (tundalah hingga udara lebih sejuk).”
Beliau bersabda: “Neraka mengadu kepada Rabbnya lalu berkata: ‘Wahai Rabbku, sebagianku telah memakan sebagian yang lain.’ Maka Dia mengizinkannya dua napas setiap tahun: satu napas pada musim dingin dan satu napas pada musim panas.”