Muwatta Malik
Book 17, Hadith 29
Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنِي عَنْ مَالِكٍ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى بْنِ حَبَّانَ، أَنَّهُ قَالَ أَخْبَرَنِي رَجُلاَنِ، مِنْ أَشْجَعَ أَنَّ مُحَمَّدَ بْنَ مَسْلَمَةَ الأَنْصَارِيَّ، كَانَ يَأْتِيهِمْ مُصَدِّقًا فَيَقُولُ لِرَبِّ الْمَالِ أَخْرِجْ إِلَىَّ صَدَقَةَ مَالِكَ . فَلاَ يَقُودُ إِلَيْهِ شَاةً فِيهَا وَفَاءٌ مِنْ حَقِّهِ إِلاَّ قَبِلَهَا . قَالَ مَالِكٌ السُّنَّةُ عِنْدَنَا - وَالَّذِي أَدْرَكْتُ عَلَيْهِ أَهْلَ الْعِلْمِ بِبَلَدِنَا - أَنَّهُ لاَ يُضَيَّقُ عَلَى الْمُسْلِمِينَ فِي زَكَاتِهِمْ وَأَنْ يُقْبَلَ مِنْهُمْ مَا دَفَعُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ .
Terjemahan
Muhammad ibn Maslamah al-Anshari biasa mendatangi mereka sebagai pengumpul sedekah lalu berkata kepada pemilik harta: “Keluarkanlah kepadaku sedekah hartamu.” Dan tidaklah digiring kepadanya seekor kambing yang padanya terdapat pemenuhan kewajibannya melainkan ia menerimanya.
Malik berkata: “Sunah menurut kami — dan hal yang aku dapati para ulama di negeri kami berada di atasnya — adalah tidak dipersempit atas kaum muslimin dalam zakat mereka dan diterima dari mereka apa yang mereka serahkan dari harta-harta mereka.”