وَعَنْ جَابِرٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ لَحْمٌ نبَتَ منَ السُّحْتِ وكلُّ لحمٍ نبَتَ منَ السُّحْتِ كَانَتِ النَّارُ أَوْلَى بِهِ» . رَوَاهُ أَحْمَدُ وَالدَّارِمِيُّ وَالْبَيْهَقِيُّ فِي شُعَبِ الْإِيمَانِ
Terjemahan

Jabir melaporkan Rasulullah berkata, “Daging yang tumbuh dari apa yang haram tidak akan masuk surga*, tetapi neraka lebih cocok untuk semua daging yang tumbuh dari apa yang haram.” Ahmad, Darimi, dan Baihaqi, dalam Shu'ab al-iman, mentransmisikannya. *Referensi di sini adalah untuk orang-orang yang hidup dengan sumber pendapatan yang melanggar hukum.