(Bagian III) - Bagian 2 Mishkat al-Masabih 3825
Teks hadis bahasa Arab
وَعَن معاذِ بن جبلٍ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «مَنْ قَاتَلَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَوَاقَ نَاقَةٍ فَقَدْ وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ وَمَنْ جُرِحَ جُرْحًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوْ نُكِبَ نَكْبَةً فَإِنَّهَا تَجِيءُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كَأَغْزَرِ مَا كَانَتْ لَوْنُهَا الزَّعْفَرَانُ وَرِيحُهَا الْمِسْكُ وَمَنْ خَرَجَ بِهِ خُرَاجٌ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَإِنَّ عَلَيْهِ طَابَعُ الشُّهَدَاءِ» . رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ وَأَبُو دَاوُدَ وَالنَّسَائِيُّ
Terjemahan
Mu'adh b. Jabal menceritakan tentang pendengarannya Rasulullah berkata, “Barangsiapa yang berjuang di jalan Allah selama waktu antara dua kali pemerahan surga seekor unta dijamin baginya; jika seseorang terluka di jalan Allah atau menderita kemalangan, itu akan datang pada hari kiamat sebanyak mungkin, warnanya kunyit dan baunya musk; dan jika ada yang menderita bisul saat berada di jalan Tuhan., dia akan memiliki cap para martir. “* Ini mengacu terutama pada praktik memerah susu unta, kemudian membiarkannya sebentar untuk menyusu anaknya, setelah itu diperah lagi. Oleh karena itu, periode antara dua pemerahan menunjukkan waktu yang sangat singkat.Tirmidhi, Abu Dawud dan Nasa'i menularkannya.