Perilaku Saat Bepergian - Bagian 3 Mishkat al-Masabih 3925
Teks hadis bahasa Arab
وَعَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «سَيِّدُ الْقَوْمِ فِي السَّفَرِ خَادِمُهُمْ فَمَنْ سَبَقَهُمْ بِخِدْمَةٍ لَمْ يَسْبِقُوهُ بِعَمَلٍ إِلَّا الشَّهَادَةَ» . رَوَاهُ الْبَيْهَقِيّ فِي «شعب الْإِيمَان»
Terjemahan
Sahl b. Sa'd melaporkan Rasulullah berkata, “Penguasa umat dalam perjalanan adalah hamba mereka, * dan siapa yang mendahului mereka dalam pelayanan tidak akan didahului oleh mereka karena perbuatan apa pun kecuali kemartiran.” * Ini dikatakan berarti bahwa pemimpin harus menjaga kepentingan para pengikutnya, atau bahwa bahkan anggota yang paling rendah hati yang melayani orang lain pun dihargai oleh Tuhan seolah-olah dia adalah dealer. Baihaqi menularkannya dalam Shu'ab al-iman.